Tanah Grogot – Menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah tahun 2026, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Paser melalui UPTD Rumah Potong Hewan (RPH) Jone melaksanakan kegiatan monitoring harga daging di kawasan Pasar Senaken. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai bentuk pengawasan terhadap stabilitas harga kebutuhan masyarakat menjelang hari besar keagamaan.
Monitoring dilaksanakan dengan melibatkan Plt. Kepala UPTD RPH Jone bersama staf yang turun langsung ke lapak-lapak pedagang daging untuk melakukan pemantauan harga serta memastikan ketersediaan pasokan daging di pasaran tetap aman.

Dari hasil pemantauan yang dilakukan, diketahui terjadi kenaikan harga daging sapi dari sebelumnya Rp150.000 per kilogram menjadi Rp160.000 per kilogram. Kenaikan harga tersebut dipengaruhi oleh meningkatnya permintaan masyarakat menjelang Hari Raya Iduladha. Selain itu, para pedagang juga menyampaikan bahwa kenaikan harga turut dipengaruhi oleh meningkatnya biaya operasional seperti harga solar dan harga plastik yang digunakan untuk kebutuhan distribusi serta pengemasan daging.
Plt. Kepala UPTD RPH Jone, Rita Pertina Ningsih, SP. menyampaikan bahwa kegiatan monitoring ini penting dilakukan guna mengetahui perkembangan harga di lapangan sekaligus sebagai bahan evaluasi dalam menjaga kestabilan pasokan dan harga daging di Kabupaten Paser.
“Menjelang Iduladha biasanya permintaan masyarakat terhadap daging mengalami peningkatan, sehingga kami perlu melakukan pemantauan secara langsung agar kondisi harga dan ketersediaan daging tetap terpantau. Selain faktor permintaan, kenaikan biaya operasional seperti solar dan plastik juga menjadi salah satu penyebab naiknya harga daging di pasaran,” ujarnya.
Selain memantau harga, tim juga melakukan komunikasi dengan para pedagang terkait kondisi pasokan daging dan situasi penjualan di Pasar Senaken. Diharapkan melalui kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh informasi terkait perkembangan harga daging menjelang Hari Raya Iduladha 1447 H.


