Kebutuhan sarana pendukung peternakan ayam petelur di UPTD Pembibitan dan Perawatan Ternak Petangis terus dipenuhi. Salah satunya melalui kedatangan paket rak telur dalam jumlah besar yang diperuntukkan bagi menunjang aktivitas peternakan ayam petelur di UPTD tersebut.
Kedatangan paket rak telur ini menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pengelolaan hasil produksi telur. Dengan tersedianya rak yang memadai, telur hasil produksi dapat ditata dan disimpan dengan lebih teratur sehingga memudahkan proses penanganan, pengumpulan, hingga distribusi.

Kepala UPTD Pembibitan dan Perawatan Ternak Petangis, Gunaryo, S.P, mengatakan bahwa pemenuhan sarana dan prasarana merupakan salah satu bagian penting dalam menunjang kegiatan peternakan, khususnya dalam pengelolaan ayam petelur.
Menurutnya, ketersediaan rak telur dalam jumlah yang cukup diharapkan dapat membantu meningkatkan efektivitas pekerjaan sekaligus menjaga hasil produksi agar tetap tertata dengan baik.
“Rak telur ini merupakan salah satu kebutuhan penting dalam mendukung kegiatan peternakan ayam petelur. Dengan adanya tambahan rak, kami berharap pengelolaan hasil produksi telur dapat dilakukan dengan lebih baik dan tertata,” ujar Gunaryo.
Paket rak telur yang datang dalam skala besar tersebut kemudian ditempatkan untuk memenuhi kebutuhan operasional UPTD. Kehadiran sarana tersebut diharapkan mampu memberikan kemudahan bagi petugas dalam menangani hasil produksi telur dari kandang ayam petelur.
Selain menjadi sarana penunjang, pengadaan rak telur juga mencerminkan upaya UPTD Pembibitan dan Perawatan Ternak Petangis dalam meningkatkan tata kelola peternakan secara bertahap. Pengelolaan yang baik, mulai dari pemeliharaan ayam hingga penanganan hasil produksi, menjadi bagian penting untuk mendukung produktivitas peternakan.
Dengan terpenuhinya kebutuhan rak telur, UPTD Pembibitan dan Perawatan Ternak Petangis diharapkan dapat terus meningkatkan pengelolaan peternakan ayam petelur serta memberikan hasil produksi yang optimal.
Kedatangan sarana pendukung tersebut menjadi langkah positif dalam memperkuat kegiatan peternakan di UPTD Petangis, sekaligus mendukung pengelolaan produksi telur agar semakin efektif, tertata, dan berkelanjutan.(AS)


