Berita|

Di sela-sela kegiatan pertemuan rutin dengan masyarakat petani di Desa Klempang Sari, Kabupaten Paser, pada pekan ini. Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Paser bersama Kepala Desa Klempang Sari menyempatkan turun langsung ke kebun buah kelengkeng milik warga yang telah memasuki masa panen dan kini mulai menunjukkan potensi ekonomi yang menjanjikan.

Dalam kesempatan ini, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Djoko Bawono, S.P, M.Si. Menyampaikan sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah terhadap pengembangan hortikultura, khususnya tanaman buah kelengkeng yang dinilai cocok dikembangkan di wilayah tersebut. Kehadiran Kepala Disbunak Paser menjadi wujud nyata komitmen dalam mendorong diversifikasi usaha tani dan peningkatan pendapatan masyarakat desa.

Selain panen, kegiatan ini juga menjadi ajang edukasi bagi petani setempat mengenai teknik budidaya kelengkeng yang baik, mulai dari pemilihan bibit unggul, pemupukan, hingga pengendalian hama dan penyakit tanaman.

Budidaya kelengkeng memiliki sejumlah keunggulan yang menjadikannya layak dikembangkan sebagai komoditas unggulan desa, di antaranya:

  • Nilai ekonomi tinggi: Buah kelengkeng memiliki harga jual yang relatif stabil dan diminati pasar.
  • Produktivitas menjanjikan: Dengan perawatan yang tepat, tanaman kelengkeng dapat berbuah lebat dan rutin.
  • Adaptif terhadap lingkungan: Beberapa varietas kelengkeng dataran rendah mampu tumbuh baik di wilayah seperti Kabupaten Paser.
  • Perawatan relatif mudah: Dibandingkan beberapa tanaman buah lainnya, kelengkeng tidak memerlukan perawatan yang terlalu kompleks.
  • Peluang agrowisata: Kebun kelengkeng dapat dikembangkan menjadi destinasi wisata petik buah yang menarik.

“Budidaya kelengkeng sangat potensial untuk dikembangkan di wilayah Kabupaten Paser. Kami mendorong petani untuk memanfaatkan lahan pekarangan maupun kebun secara produktif dengan tanaman buah bernilai ekonomi tinggi seperti kelengkeng. Dengan manajemen yang baik dan dukungan teknologi budidaya, kami optimis komoditas ini dapat menjadi sumber pendapatan baru bagi masyarakat.”

Ia juga menambahkan bahwa pihaknya siap memberikan pendampingan teknis serta dukungan program untuk pengembangan hortikultura berbasis desa, termasuk pelatihan dan bantuan sarana produksi bagi kelompok tani.

Kegiatan panen ini diharapkan menjadi pemicu semangat bagi masyarakat Desa Klempang Sari untuk terus mengembangkan usaha pertanian berbasis potensi lokal, sekaligus memperkuat ketahanan ekonomi desa melalui sektor perkebunan buah

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Close Search Window