Artikel, Berita|

Paser, 18 Juni 2026 – Di tengah aktivitas penyediaan pasokan daging untuk masyarakat, keselamatan dan kesehatan para pekerja di Rumah Potong Hewan (RPH) menjadi perhatian penting yang tidak boleh diabaikan. Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunak) Kabupaten Paser melalui Unit Pelaksana Teknis Daerah Rumah Potong Hewan (UPTD RPH) Jone terus mendorong penerapan keselamatan dan kesehatan kerja (K3) guna meminimalkan risiko kecelakaan kerja di lingkungan RPH.

Aktivitas di UPTD RPH Jone dimulai sejak dini hari. Para pekerja menjalankan berbagai tahapan pekerjaan, mulai dari proses pemotongan hewan, penanganan karkas, hingga pembersihan area kerja. Dalam pelaksanaannya, pekerja menghadapi berbagai potensi risiko, seperti luka akibat penggunaan alat tajam, terpeleset di lantai yang basah, hingga kemungkinan paparan penyakit yang berasal dari hewan.

Plt. Kepala UPTD RPH Jone, Rita Pertina Ningsih, S.P., mengatakan bahwa penerapan standar keselamatan kerja merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari operasional rumah potong hewan.

“Keselamatan dan kesehatan kerja menjadi prioritas dalam setiap aktivitas di RPH. Para pekerja dibekali dengan alat pelindung diri dan diingatkan untuk selalu mengikuti prosedur kerja yang telah ditetapkan guna mengurangi risiko kecelakaan maupun gangguan kesehatan,” ujarnya, Kamis (18/6/2026).

Menurut Rita, penggunaan alat pelindung diri (APD) seperti sarung tangan, sepatu bot, masker, dan pakaian kerja khusus sangat penting untuk memberikan perlindungan bagi pekerja selama menjalankan tugas.

“Penerapan K3 tidak hanya bertujuan melindungi pekerja, tetapi juga mendukung terciptanya lingkungan kerja yang higienis. Dengan proses kerja yang aman dan sesuai standar, kualitas serta keamanan daging yang dihasilkan dapat tetap terjaga,” tambahnya.

Selain memberikan perlindungan kepada pekerja, penerapan standar keselamatan juga berkontribusi terhadap kualitas produk yang dihasilkan. Lingkungan kerja yang aman dan bersih membantu memastikan proses pemotongan dan penanganan daging berjalan sesuai standar kesehatan masyarakat.

Di balik daging yang tersedia di pasar setiap hari, terdapat peran para pekerja yang menjalankan tugas dalam kondisi penuh risiko. Karena itu, perhatian terhadap keselamatan dan kesehatan mereka menjadi bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus menjaga kualitas produk yang sampai ke tangan masyarakat. (FM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Close Search Window