Berita|

PASER – Senin (22/06/2026) Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Paser menggelar sosialisasi Surat Tanda Daftar Budidaya Sawit (STDB) di PT Borneo Indah Marjaya (BIM) dan PT Palma Plantasindo (PPS). Kegiatan ini dipimpin Tim Bidang Perkebunan dan dihadiri manajemen PKS serta perwakilan koperasi petani plasma.

Sosialisasi berlangsung di lingkungan PT BIM-PPS dan fokus membahas percepatan penerbitan STDB untuk petani sawit swadaya/plasma binaan perusahaan. Tujuannya: memastikan kebun rakyat punya legalitas sebelum aturan traceability ISPO + EUDR 2026 berlaku penuh.

Tim Dinas yang hadir yaitu Ibu Siti Nurjanah, S.P., M.P – Plt. Kabid Perkebunan/Sekretaris Dinas Perkebunan dan Peternakan Kab. Paser, sebagai pemateri utama, Yuli Hadi Nurmansyah, S. Hut – Tim STDB Dinas Perkebunan dan Peternakan, Azmi Fatman, S. Hut – Tim STDB Dinas Perkebunan dan Peternakan.

Serta dari Pihak PT BIM-PPS yang hadir dari manajemen yaitu Bapak Joko Widodo selaku Administratur PT BIM-PPS, Anggy Setiawan – Sustainability PT BIM-PPS, Vinsencius Tatang T.D – Kepala Kebun BIM, Maret Mulyono – Kepala Kebun PPS, Ganis Adi Wardono – Kepala Kebun PPS, Romadoni Hidayatullah – Asisten Plasma BIM, Richi Rinaldi – Asisten Plasma BIM, Dikdik Aris – Asisten Plasma PPS dan Morris Simanjuntak – Asisten Plasma PPS.

Perwakilan dari koperasi petani plasma dihadiri oleh Bapak Hafiduddin sebagai Ketua Koperasi Sumber Sawit Makmur, binaan PT BIM, Kenyol Anggota Koperasi Sumber Sawit Makmur, binaan PT BIM dan Faisal Arafat Ketua Koperasi Sawit Sunge Batu Sejahtera, binaan PT PPS.

Poin utama dari sosialisasi ini Ibu Plt. Kabid Perkebunan Siti Nurjanah menegaskan bahwa STDB ini menjadi syarat TBS petani masuk PKS. Tanpa STDB, kebun masuk kategori risiko tinggi dan bisa ditolak saat audit ISPO/EUDR. Selain itu, manfaat dari STDB ini memberikan kepastian legalitas dan membuka akses petani terhadap bantuan pemerintah seperti Bantuan Sarpras, PSR, Pelatihan SDM dan juga Beasiswa untuk pekebun, keluarga pekebun, karyawan, keluarga karyawan, Asosiasi serta ASN yang bersumber dari dana BPDPKS. Tim STDB Dinas Perkebunan dan Peternakan Paser dan bagian Sustainability PT BIM-PPS bekerjasama untuk mempermudah Petani plasma dalam pendataan yaitu petani cukup menyiapkan KTP, bukti lahan, dan data luas lahan yang dikumpulkan secara kolektif melalui koperasi. Pemetaan koordinat akan dibantu dari tim PT BIM-PPS.

Peran koperasi dalam hal ini diharapkan Ketua koperasi Sumber Sawit Makmur dan Sawit Sunge Batu Sejahtera diminta mendata anggota, kumpulkan berkas kolektif, dan jadi penghubung ke Dinas maupun ke pihak PT BIM-PPS. Untuk target diharapkan semua anggota koperasi punya STDB. Untuk proses penerbitan STDB ini Gratis, Penerbitan STDB tidak dipungut biaya, dengan data lengkap dan dukungan PT BIM-PPS Disbunak Paser siap Menerbitkan STDB bagi Petani.

Joko Widodo selaku perwakilan management PT BIM-PPS menyampaikan komitmen perusahaan memfasilitasi pemetaan dan pendampingan petani plasma. “Target kami agar 100% petani binaan BIM-PPS punya STDB sebelum akhir 2026. ” ujarnya. Sosialisasi ditutup dengan sesi tanya jawab.

Disbunak paser dan PT BIM-PPS sepakat agar proses penginput data STDB petani plasma segera dilaksanakan supaya petani plasma bisa mendapatkan STDB di tahun 2026 ini. Untuk petani plasma BIM-PPS yang belum hadir diharapkan agar segera berkoordinasi ke pengurus koperasi Sumber Sawit Makmur atau Sawit Sunge Batu Sejahtera untuk pendataan tahap selanjutnya.

Sumber : Bidang Perkebunan

AE02

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Close Search Window