Petangis – Dalam upaya menjaga stabilitas harga pangan serta membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau, Dinas Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Paser melalui UPTD Pembibitan dan Perawatan Ternak Petangis mendistribusikan sebanyak 3.000 butir telur ayam fresh ke Outlet Pangan Tanah Grogot untuk mendukung pelaksanaan program operasi pasar murah.
Distribusi telur tersebut dilakukan ke Outlet Pangan Paser yang berlokasi di Jalan R.A. Kartini, Kecamatan Tanah Grogot. Outlet pangan tersebut beroperasi setiap hari Senin hingga Sabtu mulai pukul 07.00 hingga 14.00 WITA dan menjadi salah satu pusat penyaluran bahan pangan dengan harga terjangkau bagi masyarakat Kabupaten Paser.

Telur ayam yang disalurkan merupakan hasil produksi lokal dari peternakan ayam petelur milik UPTD Pembibitan dan Perawatan Ternak Petangis. Penyaluran dilakukan melalui koordinasi langsung dengan Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Paser selaku pengelola bazar telur murah dan program operasi pasar di wilayah Kabupaten Paser.
Kepala UPTD Pembibitan dan Perawatan Ternak Petangis, Gunaryo, SP. menjelaskan bahwa penyaluran telur melalui Outlet Pangan Tanah Grogot dinilai cukup efektif karena mampu menjangkau masyarakat secara langsung serta membantu menjaga kestabilan harga telur di pasaran.
“Distribusi melalui outlet pangan sangat membantu masyarakat mendapatkan telur dengan harga yang lebih stabil dan terjangkau. Selain itu, hasil produksi peternakan lokal juga dapat tersalurkan dengan baik,” ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa selain melalui Outlet Pangan, kegiatan penjualan khusus dan bazar murah telur ayam rutin dilaksanakan secara bergilir di berbagai titik keramaian kecamatan di Kabupaten Paser. Langkah tersebut dilakukan agar manfaat program dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat, khususnya dalam memenuhi kebutuhan bahan pangan bergizi.
Program bazar telur murah ini menjadi salah satu bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Paser melalui DISBUNAK dan Dinas Ketahanan Pangan dalam mendukung ketahanan pangan daerah, menjaga daya beli masyarakat, sekaligus mendorong pemanfaatan hasil produksi peternakan lokal.
Dengan adanya distribusi telur fresh secara berkelanjutan, diharapkan masyarakat dapat memperoleh akses pangan bergizi dengan harga terjangkau serta mendukung perkembangan sektor peternakan di Kabupaten Paser.


