Uncategorized|

Petangis — UPTD Pembibitan dan Perawatan Ternak Petangis terus berinovasi dalam mengelola sumber daya yang ada dengan memaksimalkan pemanfaatan kohe (kotoran hewan) ayam petelur sebagai pupuk organik. Langkah ini diterapkan pada penanaman berbagai jenis pohon buah-buahan di sekitar area kandang ayam petelur.

Pemanfaatan kohe ayam petelur tersebut tidak hanya bertujuan untuk mengurangi limbah, tetapi juga sebagai upaya mendukung pertanian ramah lingkungan. Dengan kandungan unsur hara yang tinggi, kohe diolah dan dimanfaatkan sebagai pupuk alami guna meningkatkan kesuburan tanah di kawasan UPTD.

Kepala Tata Usaha UPTD menyampaikan bahwa penanaman pohon buah-buahan ini menjadi salah satu strategi jangka panjang untuk menciptakan nilai tambah dari sektor peternakan. “Selain menghasilkan telur, kami juga ingin memanfaatkan limbah yang ada menjadi sesuatu yang produktif. Harapannya, ke depan pohon buah ini bisa memberikan hasil yang bernilai ekonomis,” ujarnya.

Menariknya, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya penghijauan di kawasan eks tambang yang kini telah bertransformasi menjadi area pengembangan lahan peternakan. Lahan yang sebelumnya gersang secara bertahap mulai hijau dengan berbagai tanaman yang ditanam di sekeliling kandang.

Program ini dinilai memberikan manfaat ganda, yakni meningkatkan produktivitas lahan sekaligus memperbaiki kondisi lingkungan. Penghijauan yang dilakukan di area eks tambang menjadi langkah konkret dalam mendukung rehabilitasi lahan serta menciptakan ekosistem yang lebih sehat.

Dengan inovasi ini, UPTD Pembibitan dan Perawatan Ternak Petangis diharapkan dapat menjadi contoh pengelolaan peternakan terpadu yang berkelanjutan, di mana limbah tidak lagi menjadi masalah, melainkan menjadi sumber daya yang bernilai guna.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *


Close Search Window