Kadisbunak Paser Sampaikan Pentingnya Pembangunan Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Saat Acara Konsultasi Publik PLUP Desa Rangan

Kadisbunak Paser Sampaikan Pentingnya Pembangunan Perkebunan Kelapa Sawit Berkelanjutan Saat Acara Konsultasi Publik PLUP Desa Rangan

Rangan, Kuaro (25/11/2021). Yayasan Hutan Tropis/YHT (Earthworm) dengan dukungan penuh dari Apical  Group melaksanakan Konsultasi Publik Pengelolaan Sumberdaya Wilayah Secara Partisipatif Di Desa Rangan Kecamatan Kuaro bertempat di ruang rapat Desa Rangan dan dihadiri oleh sekitar 35 orang. Acara ini menindaklanjuti hasil MOU antara Yayasan Hutan Tropis dengan Pemerintah Kabupaten Paser dalam rangka pembangunan perkebunan kelapa sawit berkelanjutan.

Acara yang dihadiri oleh pemangku kepentingan pembangunan perkebunan kelapa sawit, antara lain Dinas Perkebunan dan Peternakan, Dinas Lingkungan Hidup, Perusahaan Pengolah Kelapa Sawit, PT. Buna Wira Subur,  KPHP Telake, Kecamatan Kuaro, Pemerintahan Desa Rangan, KUD Tani Subur serta Masyarakat Desa Rangan. Dalam acara tersebut Koordinator YHT Paser, Tansuprianto, menyampaikan pentingnya acara konsultasi publik ini dalam rangka memberikan gambaran hasil kerja YHT yang sudah melaksanakan kegiatan lapangan dalam rangka penyusunan perencanaan sumberdaya wilayah melalui Participatory Land Use Planning (PLUP) di Desa Rangan. Acara ini mendapatkan dukungan penuh dari Apical, dimana Apical adalah group perusahaan pemasok terintegrasi minyak nabati berkelanjutan yang terkemuka di dunia, dimana Apical menawarkan serangkaian produk dan solusi berkualitas tinggi, inovatif dan bersumber berkelanjutan ke pasar global. Produk Apical Group digunakan oleh jutaan orang setiap hari di lebih dari 30 negara di seluruh dunia. Jenis pelanggan yang diberikan meliputi pedagang kelapa sawit, produsen bahan bakar nabati dan produsen barang konsumsi.

Kadisbunak Paser, Djoko Bawono yang ikut hadir pada acara tersebut menyambut baik pelaksanaan Konsultasi Publik oleh Yayasan Hutan Tropis/Earthworm, dan mengapresiasi kinerja tim  dalam penyampaian laporan PLUP Desa Rangan. Selanjutnya disampaikan pentingnya kerjasama ini dalam rangka menwujudkan pembangunan perkebebunan kelapa sawit secara berkelanjutan di Kabupaten Paser.  Disampaikan oleh Kadisbunak Paser,  saat ini Dinas Perkebunan dan Peternakan berkonsentrasi dalam program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) yang dalam pelaksanaannya mengikuti kaidah pembangunan berkelanjutan dalam mendukung kelestarian ekosistem dan lingkungan, dimana pelaksanaan replanting kepala sawit tidak dilakukan pada kawasan hutan dan memenuhi persyaratan pembangunan kelapa sawit sesuai dengan mengikuti penerapan GAP (Good Agriculture Practice).

 

Ditulis : Djoko Bawono

 

Related Posts

Leave a Comment